Intelegensi Kinestetik pada Remaja Penderita Mutisme Golongan Tiga Usia 15 Tahun: Kajian Psikolinguistik
DOI:
https://doi.org/10.56266/widyaborneo.v6i1.169Keywords:
Bunyi Fonetik, Gangguan Berbicara Mutisme, Ujaran FonetikAbstract
Penelitian ini membahas tentang mutisme golongan ketiga pada remaja penderita mutisme bernama S.E.M.Y. Mutisme yang diteliti dalam penelitian ini adalah mutisme golongan ketiga. Gangguan berbicara mutisme golongan ketiga pada remaja bernama S.E.M.Y. menunjukkan ketidakmampuannya dalam menyampaikan ujaran bahasa dengan baik dan benar. Oleh karena itu, bentuk tuturan yang dihasilkan oleh penderita mutisme golongan ketiga akan lebih dominan pada bunyi fonetik yang digunakan sebagai sarana berkomunikasi dengan lingkup keluarga dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses berbahasa dan perilaku yang dilakukan oleh penderita mutisme golongan ketiga, serta menganalisis hubungan psikolinguistik dan urgensi intelegensi kinestetik dalam konteks gangguan berbicara. Data penelitian ini diambil di Kota Kepanjen, Malang pada bulan Desember tahun 2022. Hubungan psikolinguistik dengan mutisme golongan ketiga menjadi penting untuk dianalisis, karena penderita gangguan berbicara ini menampilkan bunyi ujaran fonetik beserta perilaku berbahasa yang memerlukan pemahaman mendalam berdasarkan teori psikolinguistik. Kajian psikolinguistik sangat relevan dalam konteks fenomena yang terjadi pada S.E.M.Y. karena kelainan dan kerusakan pada fungsi alat pendengarannya menghambat kemampuannya dalam memproduksi bahasa dengan struktur yang tepat. Intelegensi kinestetik juga memainkan peran penting dalam pemahaman ujaran fonetik yang disampaikan oleh S.E.M.Y. sebagai penderita mutisme. Intelegensi kinestetik memungkinkan penderita menggunakan gerakan tubuh sebagai ekspresi diri untuk menyampaikan makna bahasa yang sebenarnya ingin disampaikan.
References
Afniola, S., Ruslana, R., & Artika, W. (2020). Intelegensi dan Bakat pada Prestasi Siswa. Al-Din: Jurnal Dakwah Dan Sosial Keagamaan, 6(1), 1–10. https://doi.org/10.35673/ajdsk.v6i1.844.
Arifuddin. (2022). Neuro Piskolinguistik (5th ed.). Raja Grafindo Persada.
Asriandhini, B., & Rahmawati, C. H. (2021). Bahasa Isyarat Indonesia Sebagai Konstruksi Identitas dan Citra Sosial Tuli di Purwokerto. Jurnal Riset Komunikasi, 12(1), 1-20. https://doi.org/10.31506/jrk.v12i1.10059.
Aswadi, D., & Kamariah. (2019). Pengaruh Gawai Terhadap Wicara Anak di Era Disrupsi (Kajian Psikolinguistik). STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 4(2), 165–174. https://doi.org/10.33654/sti.v4i2.986.
Chaer, A. (2015). Psikolinguistik. PT. Rineka Cipta.
Setiawan, E. (2022). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Adan Pengembangan Dan Pembinaan Bahasa.
Farantika, D., Triyono, & Hardika. (2019). Karakteristik Anak dengan Gangguan Mutisme Selektif. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 4, 1435–1440. https://doi.org/10.17977/jptpp.v4i10.12928.
Firdaus, F. M., Nurfauzan, P., & Hanaris, R. (2020). Pengaruh Metode Drill Pencak Silat Terhadap Kecerdasan Kinestetik Siswa Sekolah Dasar. JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education), 4(1), 53-67. https://doi.org/10.32934/jmie.v4i1.171.
Hardi, V. A., & Rizal, M. S. (2020). Analisis Buku Teks Pelajaran Bahasa Inggris SD Berdasarkan Karateristik Pembelajar Muda pada Kelas Rendah. Jurnal Basicedu, 4(4), 1398–1407. https://doi.org/10.31004/basicedu.v4i4.605.
Hastuti, S., & Neviyarni, N. (2021). Teori Belajar Bahasa. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(1), 8–13. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i1.179.
Hidayah, N. (2020). Peluang dan Tantangan Pemerolehan Bahasa Arab Sebagai Bahasa Kedua (Kajian Pskolinguistik Pada Pembelajaran Bahasa Arab). Taqdir, 5(2), 65–76. https://doi.org/10.19109/taqdir.v5i2.4922.
Kusumawardani, C. T., & Fauziah, P. (2021). Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Pola Asuh Orangtua Tentara Nasional Indonesia pada Anak Usia Dini Abstrak. 5(2), 1024–1034. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.620.
Mardiana, M., & Pujiati, T. (2018). Gangguan Berbicara pada Penyandang Tunarungu di Cinere Depok (Kajian Psikolinguistik). Deiksis, 10(02), 134. https://doi.org/10.30998/deiksis.v10i02.2421.
Nur’afifah, D., Kurniawati, L., & Gustiana, A. D. (2019). Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini Melalui Pembelajaran Tari Kijang. Edukid, 16(1), 24–33. https://doi.org/10.17509/edukid.v16i1.20730
Reskiania, M., Rahmat, W., & Nisja, I. (2019). Penderita Mutisme Selektif (Studi Kasus Maya) Analisis Psikolingustik. Salingka, 15(1), 79. https://doi.org/10.26499/salingka.v15i01.255.
Respati, R., Nur, L., & Rahman, T. (2018). Gerak Dan Lagu Sebagai Model Stimulasi Pengembangan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini. JPUD - Jurnal Pendidikan Usia Dini, 12(2), 321–330. https://doi.org/10.21009/jpud.122.13.
Rizkiani, A. (2021). Metode terapi wicara untuk anak gangguan berbicara pada anak dan dewasa. Jurnal Prodi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 14(2), 26–38.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (A. Nuryanto, Ed.; 3rd ed.). Alfabeta.
Tifani, Y., Lian, B., & Sinaga, S. I. (2020). Pola Asuh Orangtua Bagi Anak yang Mengalami Gangguan Berbicara di Desa Kota Tanah Kecamatan Semendawai Timur Kabupaten Oku Timur. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 7(2), 52–61. https://doi.org/10.21107/pgpaudtrunojoyo.v7i2.8240.
Wiganda, D. (2019). Penerapan Metode Bermain Dalam Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Siswa Pada Pembelajaran Akuatik Di Sekolah Dasar. JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education), 3(1), 32-40. https://doi.org/10.32934/jmie.v3i1.95.
Yetti, E., & Juniasih, I. (2016). Implementasi Model Pembelajaran Tari Pendidikan Untuk Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini Melalui Metode Pembelajaran Aktif (Pengembangan Model di Taman Kanak-Kanak Labschool Jakarta pada Kelompok B). JPUD - Jurnal Pendidikan Usia Dini, 10(2), 385–400. https://doi.org/10.21009/jpud.102.11.
Purwanti, Y., & Sholihah, N. I. (2020). Peningkatan Kecerdasan Kinestik Anak Melalui Pembelajaran Tari Topi Malangan Pada Kelompok TK B di RA Kalimosodo Gedangan-Malang. JURALIANSI: Jurnal Lingkup Anak Usia Dini, 1(2), 41–52. https://doi.org/10.35897/juraliansipiaud.v1i2.362.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Ilmiah Widya Borneo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










