Kurikulum Fiqih MA Ditinjau dari Aspek Landasan Psikologis
DOI:
https://doi.org/10.56266/widyaborneo.v7i1.291Keywords:
Kurikulum, Aspek Filosofis, Aspek PsikologisAbstract
Tujuan dari penelitian ini guna memberikan analisis kurikulum Fiqih MA ditinjau dari aspek Landasan Psikologis. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kajian isi untuk menganalisis buku-buku dan studi pendidikan Islam terkait dengan kurikulum Fiqih dari perspektif landasan sosiokultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam konteks psikologis, Fiqih tidak hanya menangani aspek hukum Islam, tetapi juga mencakup dimensi psikologis individu dalam konteks spiritualitas. Landasan psikologis dalam pengembangan kurikulum Fiqih mencakup prinsip-prinsip psikologi perkembangan dan belajar untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih kontekstual. Kurikulum Fiqih dirancang dengan memperhatikan struktur Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD), tujuan Mata Pelajaran serta model pembelajaran yang bersifat inovatif, aktif dan kreatif. Integrasi aspek psikologis dalam kurikulum mencakup metode pengajaran yang sesuai dengan teori-teori pembelajaran dan evaluasi yang mempertimbangkan variasi gaya belajar siswa. Pengembangan peserta didik disesuaikan dengan tahap perkembangan individu, seperti sejak masa prasekolah hingga sekolah menengah. Teori-teori belajar, seperti kognitivisme, humanisme, dan behaviorisme, memberikan dasar untuk merancang kurikulum yang responsif terhadap kebutuhan psikologis siswa pada setiap tahapan perkembangan.
References
Bigge, M. L. (1982). Learning Theories for Teacher. Harper & Row.
Fachrudin. (2006). Teknik Pengembangan Kurikulum Pengajaran Bahasa Arab. Global Pustaka Utama.
Harasim, L. (2017). Learning Theory and Online Technologies. Routledge.
Hariyanto. (2010). Macam-macam Teori Belajar. Diakses dari http://belajarpsikologi.com/macammacam-teori-belajar/
Hatim, M. (2018). Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah Umum. EL-HIKMAH: Jurnal Kajian Dan Penelitian Pendidikan Islam, 12(2), 140–163. https://doi.org/10.20414/elhikmah.v12i2.265
Hurlock, E. B. (1985). Developmental Psycology; A Life-Span Approach. McGraw-Hil, Inc.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Ramli, M. (2020). Inovasi Metode Pembelajaran Fiqih untuk Menarik Minat Belajar Peserta Didik di MAN 3 Hulu Sungai Utara. Al-Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 15(1), 185-198.
Nasution, S. (1995). Asas-asas Kurikulum. Bumi Aksara.
Nurdin, S., Adriantoni. (2016). Kurikulum dan Pembelajaran. Raja Grafindo Persada.
Sudjana, N. (1996). Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum di Sekolah, Sinar Baru Algesindo.
Sukmadinata, N. S. (2000). Pengembangan Kurikulum Teori dan Praktek, Remaja Rosdakarya.
Suryabrata, S. (2001). Psikologi Pendidikan. Raja Grafindo Persada.
Suyitno, Y. (2007). Landasan Psikologis Pendidikan dan Landasan Pendidikan. UPI.
Tohirin. (2011). Psikologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam; Berbasis Integrasi dan Kompetensi. Raja Grafindo Persaja.
Yusuf. (2004). Psikolog Perkembangan Anak dan Remaja. Remaja Rosdakarya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Nurul Afifah, Mulyawan Safwandy Nugraha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










