IMPLEMENTASI TQM DALAM PENYELENGGARAAN DIKLAT PADA BALAI DIKLAT KEAGAMAAN BANJARMASIN

Authors

  • Surya Subur Banjarmasin Religious Education and Training Center

DOI:

https://doi.org/10.56266/widyaborneo.v1i01.3

Keywords:

TQM, diklat

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang penerapan Total Quality Manajemen (TQM) pada penyelenggaraan diklat di Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin. Pendekatan yang digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  pendekatan  kualitatif  dengan  setting  alami.  Maksudnya adalah peneliti langsung  sebagai subjek yang mengambil data langsung dari objek penelitian. Data diambil menggunakan cara observasi dan wawancara kepada informan atau sumber data.Pelaksanaan Total Quality Manajemen (TQM) dalam peneltian ini mengacu pada 4 (empat) tahapan TQM yakni PDCA (plan, do, check dan act). Jika setiap tahapan penyelenggaraan diklat telah memenuhi 4 prinsip TQM di atas maka penyelenggaraan tersebut dianggap telah memenuhi standar TQM. Hasil penelitian penyelenggaraan diklat pada Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin secara umum telah mengikuti prinsip Total Quality Manajemen  (TQM) walaupun pada bagian tertentu belum dilaksanakan secara maksimal. Hal yang belum memenuhi standar TQM adalah analisis kebutuhan diklat (AKD), media pembelajaran, tindak lanjut pasca diklat.

Author Biography

Surya Subur, Banjarmasin Religious Education and Training Center

Widyaiswara Ahli Madya

Published

2020-09-30

How to Cite

Subur, S. (2020). IMPLEMENTASI TQM DALAM PENYELENGGARAAN DIKLAT PADA BALAI DIKLAT KEAGAMAAN BANJARMASIN. Jurnal Ilmiah Widya Borneo, 1(01), 12–28. https://doi.org/10.56266/widyaborneo.v1i01.3